Wisata Goa Terbesar dan Terpanjang di Kalimantan Selatan

Kalimantan Selatan dikenal dengan pengunungan Meratus yang memiliki keindahan alam yang luar biasa. Salah satu yang terkenal dengan pesona alam ialah Goa Baramban. Goa Baramban dikenal sebagai goa terbesar dan terpanjang di Kalimantan Selatan. Dengan lebar goa 60 meter, panjang goa 250 meter, tinggi goa 50 meter dan goa ini juga memiliki luas area sekitar 3 hektar.

Goa yang terletak di Desa Baramban ini harus ditempuh dengan jarak sekitar 15 kilometer dari ibu kota Kabupaten Tapin atau 128 kilometer dari Banjarmasin. Medan menuju obyek wisata ini sudah memiliki jalan yang di aspal sehingga wisatawan tidak akan mengalami medan yang sulit.

Goa Baramban memiliki beberapa goa salah satunya ialah Goa Kelelawar. Apabila wisatawan memasuki Goa Kelelawar maka wisatawan harus menaiki anak tangga yang berjumlah 200 karena Goa Kelelawar ini berada diatas bukit.

Pakaian yang nyaman seperti menggunakan celana akan membantu pengunjung untuk menjelajahi bagian dalam Goa Baramban yang medannya terdapat banyak batu besar. Setelah berhasil memasuki mulut Goa Kelelawar maka pengunjung akan dapat menemukan pemandangan batu kapur stalaktit dan stalagmit yang luar biasa.

Jika pengunjung memerhatikan pada dinding goa terdapat tetesan air yang terlihat seperti rintik hujan. Kebanyakan pengunjung hanya akan menikmati keindahan goa hingga mulut goa saja.

Banyak batu besar dibagian dalam Goa Kelelawar ini, sehingga pengunjung akan sangat tertantang untuk melewati medan goa ini. Jika menelusuri Goa Kelelawar hingga bagian terdalam maka pengunjung akan mendapati adanya lubang dengan diameter sekitar 80 centimeter dengan kedalaman belum diketahui.

Beberapa waktu sebelumnya diketahui ada beberapa pengunjung yang mencoba memasuki lubang ini, namun masih belum diketahui berapa kedalaman lubang ini. Bagian terakhir Goa Kelelawar ini berupa jalan keluar berbentuk lubang hanya cukup untuk dimasuki satu orang dewasa, dan pengunjung yang mencapai ujung gua akan disuguhi pemandangan hutan yang masih alami.

Pengunjung yang melewati hutan ini akan menikmati panorama alam hutan sambil menghirup udara segar.  Bagi pengunjung akan disediakan toilet untuk buang air. Untuk akses internet sendiri agak sulit namun masih memungkinkan adanya jangkauan sinyal ponsel untuk SMS.

Pengunjung yang datang ke Goa Baramban ini masih minim hanya sekitar 100 orang perbulan. Apabila wisatawan ingin berkunjung disarankan untuk membawa bekal makanan sendiri karena tidak adanya pedagang yang menjajakan dagangannya di area Goa Baramban. Untuk pengelolaan Goa Beramban berada dibawah pengawasan Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Tapin.

You may also like