Pengaruh dan Bahaya Gadget pada Anak - Anak

Teknologi merupakan segala hal yang membantu manusia dalam meringankan pekerjaannya. Di era saat ini segala aspek kehidupan mengalami kemajuan yang sangat cepat, salah satunya adalah teknologi informasi dan komunikasi.

Pada zaman dahulu kita melakukan komunikasi jarak jauh menggunakan kentongan. Memberi saudara yang jauh diseberang desa isyarat dengan beberapa kali pukulan kentongan. Teknologi mengalami sedikit kemajuan hingga ditemukanlah alat yang bisa menghubungkan kita dengan saudara yang jauh tanpa perlu memukul kentongan. Alat itu bernama telepon. Namun bentuknya masih sederhana dan hanya bisa mendengarkkan suara.

Seiring kemajuan zaman, telepon yang dulu hanya bisa digunakan untuk melakukan panggilan suara dan berkirim pesan, kini sudah mulai dilengkapi berbgai fitur tambahan yang tidak hanya meringankan pekerjaan manusia namun juga menjadi media hiburan bagi penggunanya.

Kehadiran telepon seluler atau gadget saat telah dilengkapi dengan fitur kamera, sehingga kita bisa melakukan panggilan video dengan saudara kita yang jauh. Bukan hanya diseberang desa, di luar kota hingga ke lintas benua pun bukan hal yang sulit untuk dilakukan. Semua itu bisa terjadi dengan bantuan satu teknologi baru yang dinamakan internet.

Melalui gadget kini kita bisa mengetahui segala hal yang terjadi di berbagai belahan dunia dengan mudah dan cepat. Hal ini membuat seolah tidak ada jarak antara satu negara dengan negara yang lainnya. Kita mendapatkan akses yang mudah dan cepat untuk mengetahui segala hal yang sedang terjadi.

Namun yang menjadi hal yang perlu diperhatikan disini adalah gadget tidak mengetahui siapa penggunnya. Entah itu orang dewasa atau anak – anak. Mereka hanya menjalankan perintah. Akan menjadi hal yang sangat membahayakan apabila anak – anak memiliki akses untuk menggunakannya. Karena internet tidak lagi memiliki batas dan anak – anak akan dengan mudah menemukan konten dewasa yang tidak seharusnya mereka lihat.

Sayangnya sebagian orang tua tidak memerhatikan hal tersebut. Mereka memberi anaknya telepon seluler agar anaknya tenang dan tidak menangis sementara mereka tidak meilhat bahaya apa yang menanti anaknya dimasa depan. Anak – anak begitu mudah meniru apa yang mereka lihat dan dengar. Sungguh konsekuensi yang besar untuk kemjuan yang besar pula.

Karenanya sebagai generasi muda yang akan menjadi orang tua, sudah menjadi kewajiaban kita untuk mengajarkan generasi lainnya untuk mulai mawas diri dan bijakasana dalam menggunakan teknologi. Memang hal ini tidak mudah dan akan mendapatkan banyak sekali halangan dari orang – orang yang baru mengenal teknologi dan tidak tahu akan dampak negatifnya, namun sudah menjadi kewajiban kita untuk menyelamatkan generasi bangsa.

Karena jika anak – anak yang akan mnejadi pondasi bangsa rusak sebelum waktunya, bagaimana bangsa kita bisa bergerak maju dari keterpurukan?

You may also like