Mahkota Bermata Empat di Indonesia Timur

Pernahkah rasa terkejut menyeruak ketika melihat foto-foto pemandangan Indonesia bagian timur yang sangat memukau di instagram?. Di manakah itu?. Ada rasa ingin tahu yang mendalam menyelimuti hati, kepo orang era-digital ini bilang.

Ya!, mereka adalah empat mata mahkota Indonesia Timur, Pulau Kanawa, Padar, Komodo dan Rinca. Pulau-pulau dengan sentuhan ajaib Sang Pencipta, berkilau di lautan Indonesia dan tidak banyak yang mengetahuinya.

Cerita petualangan mahkota bermata empat akan di mulai dari Labuan Bajo, suatu desa di kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Desa ini dijadikan titik tolak dan titik balik wisata banyak pulau eksotis di Nusa Tenggara Timur yang telah berpenghuni dan yang tidak.

Selain dari Labuan Bajo perjalanan akan banyak memakan waktu yakni melewati Bali dan Lombok menggunakan jalan laut. Unik dan cantik, begitulah kesan pertama kali singgah ke Labuan Bajo. Pemandangan labuhan kapal dan feri yang berderet yang teratur dan suatu dataran yang luas dengan desa-desa di dalamnya. Itulah Labuan Bajo, pintu gerbang destinasi wisata Nusa Tenggara Timur.

Setelah dari Labuan Bajo, baiklah untuk singgah ke Pulau Kanawa. Pulau ini layak untuk mendapat perhatian lebih sebelum menilik ketiga pulau berikutnya. Selain karena pulau ini memiliki hamparan air laut yang jernih nan indah untuk dijadikan background foto medsos, aktivitas air di pulau ini terbilang tenang dan memiliki terumbu karang yang sangat indah sehingga memungkinkan untuk melakukan snorkelling.

Keindahan pemandangan Pulau Kanawa akan memberikan banyak titik (spot) dan sudut (angle) untuk pengambilan foto (take). Fasilitas drone dan kamera anti air sangat disarankan untuk dibawa jika tidak ingin rasa penyesalan ada menyelimuti hati di kemudian hari.

Layang pandang ke arah hamparan air biru dengan angin menghempas wajah, berlayarlah kembali menuju Pulau Komodo. Kita sering mendengar Pulau Komodo karena nama besar yang telah ditorehkan komodo, si hewan kuno yang telah lama menjadi bintang model foto genik para fotografer profesional dan menarik banyak wisatawan asing.

Akhirnya bertegur sapa juga dengan hewan kuno yang terkenal itu. Rasa takjub dan was-was hinggap di hati. Badannya besar, awalnya terlihat seperti si pemalas namun nyatanya sangat agresif. Perjalanan di Pulau Komodo tidak akan sampai di sini.

Setelah melihat si bintang ikonik, mata akan ditakjubkan dengan indahnya Pantai Pink yang terletak di pulau ini. Pasirnya terlihat berwarna pink, airnya sangat jernih seperti hampir tidak tersentuh oleh dunia luar.

Pulau Padar, pulau yang diterima oleh UNESCO sebagai salah satu warisan dunia menunjukkan betapa hebatnya Sang Pencipta. Pulau yang terletak berdekatan dengan pulau komodo ini memiliki pemandangan yang tak kalah hebatnya dari Pantai Pink, bahkan terlalu instagramable.

Ada yang bilang, “kelelahanmu hilang seketika setelah mencapai puncak, seribu kali pun berkunjung tak jemu mata memandang”. Keindahan pulau ini memang terletak pada puncaknya, jika telah sampai ke puncak maka akan dimengerti di mana letak hebatnya pulau ini.

Mata akan disuguhkan dengan dua bulan sabit kembar yang saling bertolak belakang. Jika naik pada sore hari, akan ditunjukkan sisi keindahan yang lain yakni pancaran sinar matahari terbenam menyinari dua bulan sabit berwarna keemasan.

Seringkali banyak yang mengira jika foto komodo yang diambil oleh para fotografer berlokasi di Pulau Komodo namun ternyata hal tersebut tidak sepenuhnya benar, karena nyatanya banyak fotografer kelas dunia lebih memilih Pulau Rinca sebagai lokasi photo shoot.

Hal ini disebabkan karena Pulau Rinca memiliki pemandangan savana yang gersang, tekstur dan garis tanah lebih jelas sehingga sangat kontras dengan modelnya, si komodo di Pulau Rinca yang lebih agresif dibandingkan dengan komodo di Pulau Komodo.

Pada akhirnya, fakta menarik tentang mahkota bermata empat di Nusa Tenggara Timur membuat diri sendiri puas dan senang. Sungguh keyakinan yang tidak salah untuk menyempatkan diri berkunjung dan merogoh kocek yang lumayan. Sungguh ajaib Sang Maha Pencipta!, dan tentunya masih banyak pulau kecil di Nusa Tenggara Timur yang belum pernah dikunjungi dan mungkin lebih indah. Selamat berpetualang!

You may also like